Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Materi Narrative Text Bahasa Inggris Kelas 12

Materi Narrative Text Bahasa Inggris Kelas 12

Materi Narrative Text Bahasa Inggris Kelas 12

Kembali jumpa bersama Website Edukasi, dalam perjumpaan kita kali ini kita akan mempelajari Narrative Text untuk SMA kelas 12. Dalam materi narrative text ini kita akan belajar mengenal definisi, genre, karatkter dan struktur dari narrative text. Yuk langsung saja kita mulai pembahasannya.

Definisi Narrative Text

Narrative text merupakan sebuah tulisan yang biasanya disampaikan secara kronologis. Target pembaca dari narrative text berbeda-beda. Jika ditargetkan untuk anak-anak balita sampai dengan sekolah dasar, biasanya cerita akan memiliki nilai-nilai positif yang dapat dipetik. Kalau target pembaca adalah remaja dan orang dewasa, maka cerita cenderung lebih panjang dan kompleks.

Narrative text mempunyai beberapa genre :

  • Fairytale
  • Fable
  • Myth
  • History
  • Romanc
  • Horror

Karakteristik Narrative Text

Specific character
Dalam sebuah narasi, pengarang akan menciptakan karakter spesifik sebagai tokoh utama dalam cerita. Tak hanya tokoh utamanya saja, namun semua karakter dalam cerita tersebut akan ditulis dengan jelas mulai dari nama, bentuk, warna, dan wataknya.

Past tense
Dikarenakan tulisan dalam narrtive text merupakan sebuah fiksi atau imajinasi, maka dari itu grammar yang lebih umum digunakkan adalah past tense. Biasanya grammar ini sangat kentara jika kamu membaca legenda atau dongeng yang memiliki setting zaman dahulu kala.

Time conjunction and adverb of time
Sesuai yang sudah dijelaskan di atas, narrative text ditulis secara runut berdasarkan kronologi waktu. Maka dari itu dibutuhkan time conjuction sebagai penghubung waktu seperti when, before, after, dan lain-lainnya untuk menjelaskan kronologi dari sebuah kejadian. Sedangkan adverb of time dibutuhkan dalam menulis narrative text dengan tujuan menunjukkan waktu terjadinya sebuah peristiwa, misalnya once upon a time, one day, dan lain-lainnya.

Action verb
Penggunaan action verb dalam narrative text adalah salah satu karateristik yang perlu diingat. Action verb ini merupakan kata kerja yang menunjukkan sebuah tindakan dari seorang karakter. Dikarenakan grammar yang digunakan dalam narrative text berbentuk past tense, maka action verb juga ditulis dalam bentuk kedua, misalnya laughed, cried, walked, swam, said, married, dan lain-lainnya.

Direct speech
Jika kamu membaca sebuah narasi, pastinya kamu akan memperhatikan adanya kutipan yang diambil dari percakapan karakter dalam cerita. Hal ini disebut juga sebagai direct speech. Dialog antar karakter sangat penting untuk ditulis supaya informasi penting dapat disampaikan dengan menarik dan cerita akan berkesan lebih ‘hidup’. Selain itu, hal ini juga akan mempermudah pembaca untuk memahami isi ceritanya.

Struktur Narrative Text

Tak hanya dengan rentetan waktu yang urut, narrative text juga ditulis dengan struktur yang berurutan. Apa saja itu?

Orientation
Orientation merupakan salah satu ciri khas atau struktur narrative text yang pasti ditulis pada awal sebuah cerita. Dalam orientation biasanya dimulai dengan pengenalan para karakter, kapan terjadinya sebuah peristiwa, latar belakang cerita, dan penjelasan lainnya agar pembaca paham dan kenal dengan dimensi dalam cerita.

Climax / Complication
Setelah pengenalan, cerita akan langsung diikuti oleh konflik dan permasalahan yang disebut juga sebagai climax atau complication. Masalah yang disampaikan dala narasi biasanya melibatkan karakter utama dalam sebuah cerita. Dalam bagian ini pembaca biasanya sudah mulai mengetahui siapa aja tokoh antagonis dan protagonis.

Resolution
Masalah sudah terjadi, akhirnya kita sampai di penutup sebuah cerita yang disebut sebagai resolution. Biasanya dalam bagian ini ada penyelesaian dari masalah yang ada di bagian complication tadi. Masalah yang diselesaikan dapat menjadi lebih baik atau malah lebih buruk. Nantinya sebuah cerita akan memiliki happy ending atau sad ending. Namun, terkadang sebuah cerita bisa juga diakhiri dengan twist ending bahkan ending yang ‘menggantung’ (cliffhanger) untuk mempertahankan minat dan ketegangan bagi pembacanya. Biasanya, teks yang memiliki ending ini terdapat pada genre mystery, thriller, atau horror.

Re-orientation
Walaupun sudah ada penutup atau penyelesaian dari sebuah masalah, ada juga bagian re-orientation yang bersifat opsional. Bagian ini tidak selalu ada dalam sebuah tulisan fiksi karena biasanya hanya berisi mengenai pelajaran moral, saran, atau pengajaran dari penulis.

Demikian pembahasan singkat materi narrative text kelas 12 ini, ikuti terus materi dan contoh soal narrative text dalam artikel lainnya. Semoga bermanfaat untuk anda.

Posting Komentar untuk "Materi Narrative Text Bahasa Inggris Kelas 12"